Sunday, May 5, 2013

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN



    1. MANUSIA DAN KEBUDAYAAN 

1.1 MANUSIA
Unsur-unsur yang membangun manusia :
-        Roh
-        Jasad
-        Hayat
-        Jiwa
-        Nafas
1.2 HAKEKAT MANUSIA
-        Makhluk ciptaan Tuhan berupa raga dan jiwa yang merupakan pasangan yang tak dapat dipisahkan kecuali kematian menjemput
-        Makhluk  ciptaan Tuhan yang paling sempurna karna memiliki akal, pikiran, perasaan/hati
-        Makhluk yang berbudaya
-        Makluk yang social yang tidak bisa hidup sendiri
1.3 KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
-        Manusia sebagai makhluk social tidak dapat hidup sendiri. Seperti itu lah kebudayaan bangsa timur khusus nya Indonesia yang menjunjung tinggi semangat gotong royong. Indonesia memang sejak dulu dikenal sebagai Negara yang memiliki nilai sopan santun yang tinggi. Semasa penulis duduk dibangku SMP (sekolah tinggi menengah) ada kalimat yang paling diingat penulis yang keluar dari ucapan guru sejarah, “bangsa Indonesia dulu kala waktu penjajahan walaupun ada orang asing yang datang namun bangsa Indonesia tetap menyambutnya dengan ramah walaupun waktu itu bangsa indonesia masih dalam masa penjajahan”. Begitulah guru penulis berkata jadi bangsa Indonesia itu memang terkenal dengan keramahannya.





-        Bagan psikososiogram manusia
 

1.4 PENGERTIAN KEBUDAYAAN
-        Kebudayaan menurut penulis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi segala aspek yang terdapat dimasyarakat masing daerah yang sudah turun temurun ada.
-        Tokoh – tokoh kebudayaan yaitu :
·         Prof. Dr. kuntowijoyo
·         Taufik Ismail
·         Pramoedya Ananta Toer
·         Sultan Takdir Alisjahbana
1.5 UNSUR – UNSUR KEBUDAYAAN
-        7 unsur kebudayaan universal :
1. Sistem Religi.
2. Sistem Organisasi Masyarakat
3. Sitem Pengetahuan
4. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem Ekonomi
5. Sistem Teknologi dan Peralatan
6. Bahasa
7. Kesenian




-        Perbedaan kebudayaan dalam 2 bentuk wujud 
Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata. Kebudayaan material juga mencangkup barang-barang, seperti televise, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, dan gedung pencakar langit.
Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, yaitu seperti dongeng, cerita rakyat dan lagu atau tari tradisional. 

1.6 WUJUD KEBUDAYAAN
-        Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga:
-         Gagasan
-         Aktifitas
-         Artefak
1.      Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.
2.   Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
3.      Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.


1.7 ORIENTASI NILAI BUDAYA
-        5 masalah pokok kehidupan manusia dalam system budaya :
1.      Masalah yang dihadapi manusia dalam semua masyarakat adalah bagaimana mereka memandang sesamanya, bagaimana mereka harus bekerja bersama dan bergaul dalam suatu kesatuan sosial.
2.      Setiap manusia berhubungan dengan alam. Hubungan dapat berbentuk apakah alam menguasai manusia, atau hidup selaras dengan alam, atau manusia harus menguasai alam,atau manusia harus melestarikan alam sekitar.
3.      Masalah yang mendasar yang dihadapi manusia adalah masalah kerja. Apakah orang berorientasi nilai kerja sebagai sesuatu untuk hidup saja, ataukah kerja untuk mencari kedudukan, ataukah kerja untuk menghasilkan kerja yang lebih banyak.
4.      Masalah kepemilian kebudayaan. Alternatif pemilikan kebudayaan yang tersedia adalah suatu kontinum antara pemilikan kebudayaan yang berorientasi pada materialisme atau yang berorientasi pada spiritualisme. Ada kesan bahwa kebudayaan barat sangat berorientasi kepada materialisme sedang kebudayaan timur sangat berorientasi kepada spiritualisme.
5.      Apakah hakekat hidup manusia. Orientasi nilai yang tersedia adalah pandangan-pandangan bahwa hidup itu sesuatu yang baik, sesuatu yang buruk, atau sesuatu yang buruk tetapi dapat disempurnakan.
1.8 PERUBAHAN KEBUDAYAAN
-        faktor – faktor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru :
-     kebudayaan tersebut melanggar norma-norma yang berlaku atau tidak
-     banyak nya budaya baru yang masuk sehingga kebudayaan lama semaki terkikis
-     budaya tersebut apakah dapat menguntungkan
-     diterima oleh masyarakat sekitar
-        penyebab terjadinya gerak/ perubahan kebudayaan yang pertama mungkin dari perubahan jaman dari tradisional menuju modern. Kehidupan modern yang begitu pesat membuat kebudayaan-kebuadayaan tradisional mulai memudar. Migrasi penduduk juga dapat mempengaruhi kebudayaan, contoh : seseorang yang bermigrassi dari desa ke kota maka orang tersebut akan berubah mengikuti budaya yang terdapt di kota yang berbada dengan kebudayaan yang terdapat di desa. Banyaknya budaya asing yang masuk juga dapat mempengaruhi perubahan kebudayaan.

1.9 KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
-        Hubungan antara manusia dan kebudayaan memang sudah mendarah daging karna setiap manusia pasti memiliki kebudayaan meski kebudayaannya berbeda-beda. Manusia yang memiliki kebudayaan dapat menciptakan sesuatu yaitu berupa “seni”. Seni yang diciptakannya pun semakin beragam jika manusia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda.
-        Contoh tentang hubungan antara manusia dengan kebudayaan salah satunya terdapat pada penduduk suku toraja dimana mereka memiliki cara yang berbeda dalam pemakaman seseorang yang mana hasil dari kebudayaa mereka.
-        Pengertian dialektis menurut saya yaitu pola pikir manusia yang di dasarkan pada logika. Logika yang digunakan adalah logika gerak/logika pemahaman umum.
-        3 tahap dalam proses dialektis :
1.      Tahap Eksternalisasi
Adalah proses pencurahan diri manusia secara terus-menerus kedalam dunia melalui aktivitas fisik dan mentalnya.
2.        Tahap Objektivasi
Adalah konsekuensi logis dari tahap eksternalisasi. Artinya, jika dalam tahap eksternalisasi manusia sibuk melakukan kegiatan fisik dan mentalnya, maka dalam tahap objektivasi, kegiatan tersebut sudah menghasilkan produk-produk tertentu, misalnya; gedung, mobil, komputer, buku-buku ilmiah, dsb.
3.        Tahap Internalisasi
Adalah tahap dimana realitas objektif hasil ciptaan manusia itu kembali diserap oleh manusia. Dengan kata lain, struktur dunia objektif hasil karyanya ditransformasikan kembali ke dalam struktur kesadaran subjektifnya. Misalnya; “kehadiran komputer dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang pekerjaan, yakni bahwa dengan komputer, banyak pekerjaan bisa tertangani dalam waktu singkat. Orang yang sudah biasa menggunakan komputer tentu berpikir bahwa, tanpa komputer pekerjaannya akan terhambat”.

No comments:

Post a Comment